Malam semakin larut dalam keheningan yang kental
Dzikir dan pujian terus menggema dari balik jendala
Dzikir dan pujian terus menggema dari balik jendala
Sejumlah petani mulai ketir
hatinya gundah diselimuti petang malam
hatinya gundah diselimuti petang malam
Hati ini juga mulai getir dan basah akan kenangan
Kenangan yang akan membawa pada petaka
Kenangan yang akan membawa pada petaka
Malam ini benar benar basah akan kenangan
Hanya segelas kopi dan sebatang rokok yang sesakali menghapus tentang wajahmu
Hanya segelas kopi dan sebatang rokok yang sesakali menghapus tentang wajahmu
Namun perlahan akan datang kembali menciptakan petaka kecil di dada
Dan aku harus menikmatinya dicampur kopi dan asap rokok.
Dan aku harus menikmatinya dicampur kopi dan asap rokok.
Sumenep, 18/7/2017
