An, Mengulang Tahunmu
Maret 05, 2019
0
Bulir tepung menyirami tubuhmu, An
Pun air yang hanya dua botol
Tak luput membasah dari ujung kepala sampai kakimu
Tawa ringan berseleweran melihat muka dan tubuhmu dibalut tepung
Tak ada maksudku bebuat jahat padamu
Sehingga kau berlalu dengan tubuh basah
Seperti gorengan pisang dicampur madu
Lalu bibirmu manyun
Yang entah menandakan kegelisahan
Atau sebuah pertanda bunga
Ide itu tumbuh di jalanan an,
Aku membayangkan kau basah kuyup serupa tahun lalu
Di sebuah warung dimana kita saling mengumbar tawa
Lagi lagi kau manyun serupa siang tadi
Namun aroma telor tidak tercium kan an
Ingat loo yaaa, aku tak sejahat tahun lalu
Dimana kau merajuk pada saat itu karena pipimu yang merona tak tampak lagi
Karena dibungkus tepung, tomat dan air seadanya
Namun aku saja yang membuat tubuhmu yang basah kuyup
Kau masih ingat kan
Seorang ibu yang membawa sebungkus pelastik hitam
Dan satu pria dengan wajah berbinar
Karena membayangkan kau akan manyun dan merajuk
Tapi An,
Tetaplah matamu memandang ke depan
Banyak duri yang akan merintangi jalanmu
Jangan pelototi orang yang membasahi tubuhmu
Dan kakimu jangan terhenti oleh kericil yang tajam.
Sumenep, 9 /9/2017
Tags
