Baca selengkapnya

Tampilkan selengkapnya
Perbincangan Malam

Perbincangan Malam

Pak, bisa gak, sekali saja hadir di mimpiku. Rasanya beraat sekali pikiran ini memikirkan keadaan saat ini. Aku Butuh t…

Mengurai Sunyi

Mengurai Sunyi

Gustih, ada apa gerangan dengan dada  ini. Beberapa waktu ini, rasanya sunyi mengelilingiku Gustih. Entah berapa banyak…

Untukmu yang Terlelap di Atas Batal

Untukmu yang Terlelap di Atas Batal

- Untuk Reifan, anak lanang satu-satunya Nak, hidup ini tidak selalu mudah, berjalan sebagaimana roda memutar di aspal …

AN

AN

- Perempuan Penampung Resah An, Mungkin keluh kesah sudah menggunung yang tertampung di dadamu. Mulai seluet luka dan t…

Perempuan Beranda Toko

Perempuan Beranda Toko

Vid Mencoba perlahan menggoreskan kembali tinta ini. Meski aku tak tahu harus memulai dari mana. Tentang sebuah perasaa…

Pagi yang Luka

Pagi yang Luka

Ilustrasi Pagi buta embun tiba-tiba berhenti berderai Aroma tanah menyengat tak bertepi Kau muncul dengan setu…

Cerita Kepada Kawanku

Cerita Kepada Kawanku

-Malam Aku ingin sekali mengurai berat dada ini padamu Agar bongkahan-bongkahan di kepala menyusut perlahan T…

Menulis Bibirmu

Menulis Bibirmu

Mulanya aku ingin menuliskan alismu yang berkelok serupa jalanan di kotaku. Menuliskan bibirmu yang diiris tipis …

An, Mengulang Tahunmu

An, Mengulang Tahunmu

Bulir tepung menyirami tubuhmu, An Pun air yang hanya dua botol Tak luput membasah dari ujung kepala sampai kaki…

Perempuan Bermata Bening

Perempuan Bermata Bening

:Mil Tatapan mata beningmu menghujam perlahan Aku menjadi rindu ombak di pantai Sesekali ingin menghirup aroma…