Beberapa bokong berdesak
desakan mencari kehangatan dari derit bilahan bambu dan suara hujan yang
meretak2 di atas genting
Angin mengundang segerombolan
sepi lalu menuki perlahan pada setiap ujung bagian tubuh
Kadang aku bertanya dari mana
kehangatan muncul
Kalau bukan dari desak
desakan
Banyak orang yang memilih
desak-desakan dikamar-kamar hotel, warung pinggir jalan yang sepi, kantoran,
dan rumah yang legang
Mereka mencari kehangatan
yang tiada dirumah sendiri
Mencari ke tetangga, teman
kantor, teman sekolah.
Ada yang dilupakan ketika
bedesak-desakan
Melupakan waktu. Melupakan
orang lain. Melupakan doa dan penghianatan, melupakan kehangatan yang biasa.
Longos, 15-12-14
