Gustih, ada apa gerangan dengan dada ini.
Beberapa waktu ini, rasanya sunyi mengelilingiku Gustih.
Entah berapa banyak orang yang sekedar menyapa. Tapi suaranya tak terdengar di telinga.
Bahkan gerakan bibir orang terasa sedang mengiris-ngiris.
Gustih, sunyi sekali.
Serasa ada yang terurai menderai dari dada ini.
Air mata tak terasa menggelinding perlahan.
Berat Gustih,
Gustih, kenapa jiwa ini seolah meronta, padahal tidak ada badai atau gempa.
Perlahan gustih. Air mata ini serasa habis.
Seolah ada palu yang menghantam, begh..... Bunyinya di dada.
Tak terasa gustuh. Tiba-tiba ngilu.
Tanggerang, Januari 2026
