-Untuk Reifan, anak lanang satu-satunya
Nak, hidup ini tidak selalu mudah, berjalan sebagaimana roda memutar di aspal jalanan.
Sebagaimana berjalannya kereta api di relnya.
Kadang ada lubang, kerikil dan bahkan batu yang membuat kaki kita tersandung dan ngilu tiada tara.
Kadang ada pohon tumbang membentang di jalan. Sesekali kau harus mencari jalan lain untuk sampai pada tujuanmu.
Tapi jangan pernah takut untuk mencoba dan belajar dari setiap kesalahan nak.
Selalu ngotot untuk tetap tegap dan menegakkan kepalamu agar orang tidak tahu bahwa kepalamu sangat berat bagai beras berton-ton.
Ingatlah bahwa kegagalanmu hari ini, bukan jalannya yang tertutup, melainkan butuh kalan lain untuk sampai pada satu titik tujuanmu.
Nak, tak akan selamanya tanga bapak yang mulai keriput akan menuntunmu dan menggandengmu menuju sebrang jalan.
Sesekali kau harus berani melewati kerumunan orang-orang untuk mencapai tujuanmu.
Bapak selalu percaya, kamu punya kekuatan untuk menjadi lebih hebat dari yang kamu bayangkan.
Tanggerang, Sabtu 14/02/2026
