sebagaimana
wajah orang-orang yang menahan geram pada orang yang selalu melepas tangan
ketika ada keberatan karna ulahnya
Putih adalah
lambang keputihan orang-orang yang terima atas penghianatan dan pencabulan oleh
orang kuasa padanya
atau barangkali
putih adalah sebuah harga suci yang di tanam beberapa abad yang lalu oleh tetua
kali ini
dinodahi
Sebuah peta
mengatakan bahwa merah putih adalah sabang sampai merauke
Namun peta itu
kali ini menjadi tidak tepat. Karna sebagian darinya ada sesuatu yang tak
pernah di pikirkan atau bahkan sudah terlupakan
Sebuah petakan
tanah yang mengeluarkan tumpukan lumpur.
Iya, tanah itu
sudah dilupakan oleh pemiliknya
Ada banyak air
mata yang mengalir bercampur lumpur berhawa panas itu
pun tiap
alirannya selalu berbunyi seperti isak yang mendayu-dayu
Kalau
melihatnya dengan jauh seperti ada sekelompok orang yang berteriak-teriak
mengacungkan tangannya meminta tolong
namun tak ada
yang menghampiri kecuali hanya suara segukan
Merah putih
kita saat ini menjadi ternoda. Ternoda oleh otak kotor para penguasa. Ternoda
oleh kelamin peminpin kita yang tak kunjung hidup. Kecuali memilih menjadi
pengecut di negri Sendiri
barangkali itu
adalah pilihan yang paling tepat ketimbang menjadi orang yang bertanggung jawab
namun akan menenggelamkan
"Merah
putih kita ternoda oleh lumpur-lumpur itu!" teriak anak muda sambil
menunjuk hamparan lumpur yang di sulam oleh seseorang yang selalu
menyeru-nyerukan kesejahtraan di televisi.
Longos, 8-3-2014
*Puisi dimuat di antologi bersama untuk 8 tahun lumpur lapindo juni 2014
