Tiba-tiba saja aku melihatmu melambai
bersama daun-daun
selepas mata terpejam
mungkin saja ada sesuatu yang tak sempat
kita tuntaskan kemaren,
prihal tentang rindu dan
percapan-percakapan risalah pemaduan
rasa
garis-garis pada pipi, dahi, hidung dan
bibirmu harus ku-ulang kembali untak menghirup udara pantai dan angin cemara.
Longos, 12/10/2013
*Puisi ini dimuat di Koram Madura 22 November 2013.
